Bawaslu Ajak Perempuan Aktif Menjadi Pengawas Partisipatif

- Minggu, 13 Juni 2021 | 17:41 WIB
Anggota Bawaslu Kota Semarang dan peserta kegiatan pengembangan kelurahan pengawasan berfoto bersama
Anggota Bawaslu Kota Semarang dan peserta kegiatan pengembangan kelurahan pengawasan berfoto bersama

SEMARANG, suaramerdeka.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah, mengajak kaum perempuan terlibat dalam pengawasan partisipatif.

Upaya itu dilakukan dengan menggelar rapat Pengembangan Kelurahan Pengawasan di Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, belum lama ini

Kegiatan ini digelar dengan tema Peran Perempuan di Kelurahan Bulu Lor sebagai Garda Terdepan dalam Pengawasan Partisipatif.

Baca Juga: Penggunaan Mobil Listrik Terus Didorong, PLN Siapkan Kecukupan Suplai

Kegiatan ini diikuti pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pengurus KSM Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), pengurus KSM Kelompok Wanita Tani, Pengurus KSM Walinggana dan pengurus karang taruna Kelurahan Bulu Lor. Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua dan anggota Bawaslu Kota Semarang serta lurah Bulu Lor.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Semarang, Oky Pitoyo Leksono mengatakan, program ini dicanangkan sebagai pendidikan politik masyarakat dalam rangka menjaga iklim demokrasi dan pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

Baca Juga: Usia Produktif Rentan Tertular Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang

"Perempuan adalah madrasah pertama dan mampu menjadi media pembelajaran tentang pemilihan umum yang baik, jujur dan beradab. Perempuan juga harus terlibat dalam pemilihan umum, dan dapat berperan sebagai penyelenggara, pelapor serta pemantau," ujarnya.

Partisipasi yang diharapkan, kata dia, adalah adanya kesukarelaan, dan dorongan yang kuat untuk bisa melaporkan jika terjadinya pelanggaran. Masyarakat dapat melaporkan adanya dugaan pelanggaran ke Bawaslu.

Lebih lanjut, Oky menjelaskan dengan program ini diharapkan masyarakat mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat pemilu, supaya masyarakat mau terlibat aktif dalam pengawasan serta anti terhadap potensi terjadinya pelanggaran.

Baca Juga: BMT UMY Gencar Lakukan Pembebasan Utang Riba

Selain itu Lurah Bulu Lor, Wisnugroho Subowo mengapresiasi dan berterimakasih karena telah menunjuk Kelurahan Bulu Lor menjadi Kelurahan Pengawasan.

Menurutnya, ini merupakan pendidikan politik dan pendidikan demokrasi yang sangat bagus. Sehingga warga masyarakat Bulu Lor melalui ibu-ibu bisa lebih paham bagaimana dengan pelaksanaan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

"Sehingga semakin hari, semakin kedepan pemilu yang dilaksanakan di Kelurahan Bulu Lor ini dapat berjalan semakin baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Kegiatan seperti ini saya rasa perlu diadakan sesering mungkin sehingga masyarakat Bulu Lor semakin paham terkait dengan bagaimana harus menggunakan hak suaranya dalam partisipasi berpolitik," ucap dia.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X