BMT UMY Gencar Lakukan Pembebasan Utang Riba

- Minggu, 13 Juni 2021 | 17:09 WIB
Komunitas antiriba yang membantu program BMT UMY.(Foto: ist)
Komunitas antiriba yang membantu program BMT UMY.(Foto: ist)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat semua orang harus pintar memutar otak mengelola perekonomian keluarga. Tidak sedikit yang akhirnya terjerumus ke utang riba dengan rentenir dan sejenisnya.

Sebagian besar di antara mereka merupakan orang tak mampu yang mengambil jalan pintas meminjam rentenir untuk keperluan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat Lazizmu BMT UMY prihatin dan bergerak membantu membebaskan mereka yang berutang riba.

Baca Juga: Latihan di Gunung Betet, Jaga Marwah Yonif 511/DY Selalu Berhasil di Medan Tugas

Bentuknya, menyerahkan kartu lunas pembebasan utang riba. Ini merupakan program tahunan kantor layanan Lazizmu BMT UMY yang sudah berlangsung sejak 2017.

Ketua Pengurus BMT UMY, Misbahul Anwar SE MSi menjelaskan tak hanya hanya penyerahan kartu lunas, mereka juga menggelar kegiatan silaturahmi komunitas antiriba. Komunitas bekerja sama dengan BMT UMY mencari orang yang layak ditolong agar terbebas dari utang riba.

Saat ini sudah ada 10 komunitas antiriba yang tergabung bersama BMT UMY dalam program Pembebasan Utang Riba.

Baca Juga: Pedagang Protes Kebijakan Sembako Sebagai Obyek PPN

''Kami tidak sendirian melakukan program ini, komunitas antiriba membantu memberikan data lapangan. Mereka akan merekomendasikan kepada kami siapa-siapa saja yang perlu dibantu,'' ujar Misbahul.

Edukasi Antiriba

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Darurat Bisnis Hotel

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:27 WIB

Komunikator

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:17 WIB

Plasma Konvalesen Bukan Satu-Satunya Solusi

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:07 WIB
X