Ini yang Dilakukan Komnas HAM dalam Menyelidiki Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di TWK KPK

- Minggu, 13 Juni 2021 | 09:36 WIB
Komnas HAM. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Komnas HAM. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komnas HAM terus bekerja keras melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pertama yang dilakukan Komnas HAM setelah menerima pengaduan dari pegawai KPK yang tidak lulus TWK adalah memeriksa 19 pegawai KPK.

"Ada yang diperiksa sekali, bahkan ada yang lebih untuk dilakukan pendalaman," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, Minggu, 13 Juni 2021.

Baca Juga: Dua Kapal Asing Berbendera Filipina Nekat Mencuri Ikan di Perairan Indonesia

Kedua, Komnas HAM juga telah menerima dokumen sebanyak tiga bundel yang tebalnya 650 halaman.

Menurut Anam, dokumen itu berisi berbagai informasi yang diberikan oleh pegawai KPK yang dinyatakan lulus maupun yang tidak lulus (TWK).

Kemudian Komnas HAM juga menerima background atau konteks terjadinya insiden yang menimpa pegawai KPK.

Baca Juga: Empat Pasal dalam UU ITE yang Akan Direvisi, Mahfud MD: Hilangkan Multitafsir hingga Kriminalisasi

Anam menjelaskan, di dalamnya terdapat terkait proses bagaimana TWK itu berlangsung, lahirnya prosedur hukum, ketiga, landasan hukum, keempat, terkait substansi pertanyaan apa saja selama proses itu berlangsung, kelima, terkait tugas, fungsi, dan model kerja, serta terakhir adalah background atau konteks kenapa peristiwa ini bisa terjadi.

Komnas HAM bahkan telah melakukan pemanggilan sebanyak 10 kali kepada pihak yang diadukan, guna dilakukan klarifikasi, informasi, keterangan, hingga berbagai hal tentang duduk perkaranya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X