Empat Pasal dalam UU ITE yang Akan Direvisi, Mahfud MD: Hilangkan Multitafsir hingga Kriminalisasi

- Minggu, 13 Juni 2021 | 06:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)

Selanjutnya, Mahfud juga memberi contoh pasal lainnya, yaitu pasal 27 ayat 3 terkait dengan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Mahfud menjelaskan, perubahan tersebut menegaskan hanya korban yang bisa melaporkan tindakan penghinaan dan pencemaran nama baik kepada penegak hukum.

Intinya, kalau misalnya ada orang menghina seorang profesor menyangkut pribadi, nanti yang diizinkan mengadu profesor atau kuasa hukum resmi ditunjuk dan  mengadu atau badan hukum.

Hukuman pidana ini, lanjut Mahfud, diubah dari empat tahun penjara menjadi dua tahun penjara.

Contoh lain yang dijelaskan Mahfud adalah Pasal 28 ayat 2 tentang ujaran kebencian.

Diterangkannya, pemerintah dalam hal ini menambahkan terkait norma menghasut, mengajak dan mempengaruhi sehingga menggerakkan orang lain dalam menyebarkan informasi terkait dengan ujaran kebencian.

Sebelumnya normanya hanya menyebarkan informasi yang ditujukan untuk memunculkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat berdasar SARA.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Peradi Pemalang Luncurkan Pusat Bantuan Hukum Gratis

Minggu, 19 September 2021 | 18:02 WIB
X