Pendirian Pabrik Pupuk Kieserite Dikaji

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 21:27 WIB
Penandatanganan kesepakatan pendirian Pabrik Kieserite  (suaramerdeka.com/dok)
Penandatanganan kesepakatan pendirian Pabrik Kieserite (suaramerdeka.com/dok)

Selain berasal dari hasil tambang, kieserite juga bisa didapatkan melalui reaksi dan sintesa antara dolomit dengan asam sulfat.

Seperti diketahui, Polowijo Gosari Indonesia memiliki deposit dolomit dengan kandungan magnesium sekitar 18-20%. Sedangkan, Petrokimia Gresik memiliki fasilitas produksi asam sulfat dengan total kapasitas mencapai 1,1 juta ton per tahun.

Sehingga pembangunan pabrik pupuk Kieserite tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tapi juga menciptakan nilai tambah adanya kerja sama yang baik antara Petrokimia Gresik dan Polowijo Gosari Indonesia.

"Produksi Kieserite tentunya akan menambah nilai manfaat dari dolomit Polowijo Gosari Indonesia dan asam sulfat dari Petrokimia Gresik," tandasnya.

Kerja sama ini disambut baik oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman.

Baca Juga: Honda N7X Concept, Kenyamanan MPV Dipadukan dengan Ketangguhan SUV

Menurutnya, kajian pendirian pabrik pupuk Kieserite ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pupuk Indonesia untuk melakukan diferensiasi usaha, serta sesuai dengan visi untuk menjadi perusahaan penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan.

Ia berharap kerjasama ini dapat bersifat jangka panjang, mengingat masih banyak pasar potensial yang perlu diisi melalui produk pupuk seperti ini.

“Peluangnya besar, kita juga bisa kembangkan produk pupuk lain,” ujar Bakir.

Sementara itu, Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia, Deddy Harnoko Sucahyo mengatakan tujuan kerjasama ini adalah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

WHO: Awas Lonjakan Mobilitas Warga

Jumat, 17 September 2021 | 14:18 WIB

Menyusuri Jejak Semarang hingga Belanda

Jumat, 17 September 2021 | 01:00 WIB
X