Dirut Pertamina: Area Kilang Terbakar, Pasokan Benzene dan Paraxylene Tak Terganggu

Ant
- Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:22 WIB
Kebakaran di Pertamina Cilacap. (Ist)
Kebakaran di Pertamina Cilacap. (Ist)

CILACAP, suaramerdeka.com - Operasional kilang Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, tidak terganggu meskipun terjadi kebakaran di area kilang benzene dan paraxylene kompleks pertangkian T39.

"Tadi saya sudah melihat langsung situasi di sana (lokasi kebakaran, red.), terkendali. Satu titik api sudah selesai, ada satu lagi yang masih harus diselesaikan dan teman-teman masih berupaya keras untuk menyelesaikan," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat konferensi pers di Head Office Pertamina RU IV Cilacap, Sabtu (12/6), seperti dikutip dari Antara.

Diungkapkan Nicke, operasional kilang tidak terganggu karena kilang beroperasi normal baik untuk produk benzene dan paraxylene maupun produk lainnya seperti bahan bakar minyak (BBM), elpiji, serta lube base oil dan petrochemical.

Dengan demikian, komitmen kepada masyarakat dalam hal penyediaan produk-produk tersebut juga tidak terganggu.

Baca Juga: Tekan Covid-19 di Bangkalan, Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama

"Yang kedua, komitmen kami kepada customer khususnya pada benzene, semua sudah terpenuhi untuk industri," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga punya cadangan benzene di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) karena TPPI menghasilkan produk yang sama, sehingga suplai terhadap industri tidak terkendala.

Lebih lanjut, Nicke mengatakan fokus Pertamina saat ini adalah segera menyelesaikan titik kebakaran yang masih terjadi.

"Dan yang paling penting dari semalam saya tekankan, jangan sampai ada korban. Alhamdulillah semuanya safety standard sudah diterapkan, sehingga betul-betul aman areanya. Jadi, Insya Allah ini juga tidak ada risiko," katanya.

Baca Juga: Anak Usia di Bawah Dua Tahun Rentan Terpapar Covid-19, Ini 7 Panduan Pencegahan bagi Orang Tua

Kebakaran di kompleks pertangkian T39 Pertamina RU IV Cilacap terjadi pada hari Jumat (11/6), pukul 19.45 WIB, dan hingga saat ini masih dilakukan upaya pemadaman terhadap satu titik api di pipa outlet, sedangkan satu titik api lainnya sudah berhasil dipadamkan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X