Beri Efek Jera, Pelaku Pungli Harus Dihukum Berat

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 14:43 WIB
Pungli. (pikiran rakyat)  (Amelia Hapsari)
Pungli. (pikiran rakyat) (Amelia Hapsari)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meringkus pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan dialog dengan para pengemudi truk kontainer yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok,Kamis (10/6) lalu.

Presiden Jokowi mendengar keluhan dari para pengemudi masih maraknya pungli yang dilakukan preman setempat dan juga oknum dari depo barang di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pihak Kepolisian pun langsung bergerak dan menangkap 49 orang diduga pelaku pungli di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Lagu Indonesia Raya Diganti Lagu Kebangsaan Malaysia, KBRI Abu Dhabi Lancarkan Protes

Dari penyelidikan polisi, praktik pungli terhadap pengemudi truk terjadi mulai dari pos sekuriti saat mendekati pelabuhan hingga masuk ke masing-masing depo yang dikelola swasta.

Total, satu truk harus membayar pungli minimal Rp13.000 dalam satu hari untuk masuk ke satu depo.

Jika menggunakan estimasi 500 kendaraan kontainer saja yang memasukkan barang, maka Rp13.000 tadi dikalikan 500 menjadi Rp 6,5 juta dalam satu hari.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan pungli di pelabuhan menjadi salah satu penyebab ekonomi berbiaya tinggi yang menekan daya saing produk Indonesia.

Baca Juga: Satgas Nemangkawi dalam Sebulan Berhasil Lumpuhkan 15 Teroris Bersenjata Papua

Menyikapi pungli, lembaga penegak hukum disarankan menerapkan pidana dengan hukuman yang berat terhadap pelaku pungutan liar (pungli) di pelabuhan agar dapat menimbulkan efek jera.

“Pelaku pungli sekecil apapun dikenakan pidana yang berat sehingga menimbulkan efek jera,” kata Bhima, Sabtu (12/6).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X