Anies Baswedan Ziarah di Makam Cut Nyak Dien, Netizen: Statusnya Bikin Meleleh

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ziarah ke makam Cut Nyak Dien. (foto: Instagram @aniesbaswedan) (Hanung Soekendro)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ziarah ke makam Cut Nyak Dien. (foto: Instagram @aniesbaswedan) (Hanung Soekendro)

Ia juga menuliskan sajak yang terukir di Makam Cut Nyak Dien di Sumedang.

Pahlawan asal Tanah Rencong itu sangat dihormati warga Sumedang, daerah tempat Cut Nyak Dien diasingkan seusai ditangkap tentara Belanda.

''Karena djihadmu perdjuangan, Atjeh beroleh kemenangan, Dari Belanda kembali ke tangan, Rakjat sendiri kegirangan.

Itulah sebab sebagai kenangan, Kami teringat terangan-angan, Akan budiman pahlawan djundjungan, Pahlawan wanita berdjiwa kajangan,'' tulisnya lagi.

Itulah sajak yang terukir di Makam Cut Nyak Dien di Sumedang.

Pahlawan asal Tanah Rencong itu sangat dihormati warga Sumedang, daerah tempat Cut Nyak Dien diasingkan seusai ditangkap tentara Belanda.

''Di film Tjoet Nja’ Dhien kita mengagumi cerita perjuangannya di Aceh. Hingga akhirnya pada 1906, Cut Nyak Dien ditangkap Belanda, diasingkan ke Sumedang karena takut akan terus mengobarkan semangat perlawanan rakyat Aceh,'' katanya.

Walau diasingkan ke Sumedang semangatnya untuk terus berjuang tidak padam, Cut Nyak Dien berjuang lewat jalan dakwah.

Cut Nyak Dien menghabiskan dua tahun terakhir hidupnya di pengasingan dengan mengajar penduduk sekitar mengaji Alquran dan bahasa Arab. Penduduk Sumedang lebih mengenal Cut Nyak Dien dengan panggilan penghormatan: Ibu Prabu atau kadang disebut juga ibu suci.

Hingga wafatnya pada 6 November 1908, penduduk Sumedang tidak tahu kalau ia seorang pejuang. Makam Cut Nyak Dien baru ditemukan kembali pada tahun 1959 berkat pencarian oleh Gubernur Aceh, Ali Hasmy, berdasarkan data yang ditemukan di Belanda.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X