Tol Semarang-Demak Diharapkan Bisa Jadi Solusi Macet Kaligawe

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 07:45 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan keterangan pers di sela meninjau progres pembangunan jalan tol Semarang-Demak, kemarin.
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan keterangan pers di sela meninjau progres pembangunan jalan tol Semarang-Demak, kemarin.

“Serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kita harapkan ini segera bisa diselesaikan sehingga sekali lagi, mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah,” bebernya.

Baca Juga: Teknologi Informasi Ciptakan Kebiasaan Baru

Sebagai informasi, Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang ini memiliki panjang Total 26,70 KM terbagi menjadi dua seksi.

Seksi I yaitu Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 KM dan seksi II yaitu Sayung - Demak yang ditinjau saat ini, sepanjang 16,31 KM.

Pembangunan Tol Semarang-Demak saat ini masih mengalami kendala, terutama status tanah warga tenggelam air laut. Itu terjadi di area tol Semarang I, yang berada di perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Jadi, Proyek Strategis Nasional (PSN) tol sekaligus penahan abrasi laut, tidak berjalan maksimal. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  mengatakan, harus ada ketegasan agar masyarakat nantinya tidak dirugikan atas PSN Tol Semarang - Demak.

Hal itu mengingat, bila tanah warga tenggelam air laut, tidak bisa mendapat ganti rugi karena dinyatakan musnah, akibat bencana atau kondisi alam.

"Tol yang sebagai tanggul laut, ternyata masih terjadi perdebatan, yang menentukan tanah musnah. Siapa yang berwenang, agar rakyat tidak dirugikan. Karena kalau dinyatakan tanah musnah, tidak dapat ganti rugi," kata Ganjar saat bertemu Sekjen ATR/BPN beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X