Indonesia Terus Galang Dukungan Menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 05:53 WIB
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suatamerdeka.com - Semangat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) membawa penyelengaraan Olimpiade 2032 ke Tanah Air tetap membara meski Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan membawa Brisbane (Australia) dalam pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032.

Perjuangan belum berakhir karena keputusan mutlak baru dapat dipastikan jika Brisbane menang dalam pemungutan suara oleh anggota IOC pada Sesi IOC ke-138  di Tokyo, 21 Juli 2021.

Dalam jumpa pers di markas besar IOC, Lausanne, Kamis (10/6) waktu Swiss atau Jumat (11/6) dini hari WIB, Presiden IOC Thomas Bach mengumumkan hasil rapat Dewan Eksekutif  IOC.

Baca Juga: Gol Bunuh Diri Merih Demiral Jadi Sejarah Piala Eropa

Di antaranya penetapan 29 refugee athlete dari 12 cabang olahraga di 13 negara yang akan membawa pesan solidaritas di Olimpiade 2020 Tokyo.

Lalu, ketetapan protokol kesehatan mulai dari vaksinasi dan prosedur delegasi selama 14 hari setiba di Tokyo, hingga keputusan untuk membawa Brisbane dalam pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032.

Untuk poin terakhir, Bach menjelaskan keputusan diambil menyusul rekomendasi Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan yang telah menetapkan Brisbane sebagai Preferred Host.

Namun, Brisbane tidak  serta merta langsung terpilih karena keputusan tersebut ada di tangan anggota IOC dalam pemilihan suara pada Sesi IOC ke-138 di Tokyo, 21 Juli 2021.

Baca Juga: Kualifikasi FIBA Asia: Timnas Basket Indonesia Siap Berikan Perlawanan Sengit

“Kami menghargai putusan IOC. Namun, sebagaimana penjelasan Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan dalam dialog terakhir menyebutkan bahwa posisi Brisbane menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 pun masih bisa gagal apabila tidak terpilih dalam voting.”

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X