Jokowi Sebut Tol Semarang-Demak Punya Keistimewaan Multifungsi

- Jumat, 11 Juni 2021 | 18:02 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan keterangan pers di sela meninjau progres pembangunan jalan tol Semarang-Demak, kemarin.
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan keterangan pers di sela meninjau progres pembangunan jalan tol Semarang-Demak, kemarin.

DEMAK, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, kemarin. Dia menyebut jalan tol tersebut memiliki keistimewaan.

"Istimewaannya jalan tol ini adalah multifungsi. Selain meningkatkan konektivitas juga berfungsi sebagai pengendalian banjir," kata Jokowi usai meninjau pembangunan jalan tol seksi I yang masih dalam proses.

Dalam peninjauan yang dilakukan sebagai rangkaian kegiatan dari Kota Semarang itu, presiden didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Bupati Demak Eisti'anah dan Wakil Bupati Ali Makhsun serta sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga: Hari Jumat Sore Jangan Lupa Baca Shalawat Fatimiyah

Rombongan tiba di area pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Seksi II Sayung-Demak, tepatnya di Desa Sidogemah.

Karena berfungsi untuk pengendalian banjir maka didukung adanya fungsi kolam retensi dan tanggul laut. Pengembangan area juga dilakukan yang tadinya lokasi sekitar terendam air akan menjadi kering. Kedepan lokasi itu bisa digunakan menjadi kawasan industri dan pendukungnya pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga: Era Keterbukaan Jangan Hilangkan Semangat Persatuan dan Persaudaraan

Dia berharap jalan tol Semarang-Demak segera terselesaikan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Disampaikan, bahwa jalan tol tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa yang menghubungkan, Semarang, Demak, Rembang, Tuban dan Gresik. Adapun ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan saat ini telah dioperasikan.

Keberadaan Tol Semarang-Demak diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di jalur Pantura Semarang.

Baca Juga: Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan Megawati Dihadiri Sejumlah Menteri

"Kita harapkan akan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan di Kaligawe dan Bandar Udara Ahmad Yani yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu macet, baik karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini,” ungkap Jokowi.

Jalan Tol Semarang-Demak yang memiliki panjang 26,70 kilometer tersebut terbagi dalam dua seksi.

Yaitu seksi I yaitu Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 KM yang didukung pemerintah dan seksi II yaitu Sayung - Demak sepanjang 16,31 KM merupakan skema KPPU.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umrah Segera Dibuka, Simak Syaratnya Saat Pandemi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:15 WIB

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB

STQHN XXVI: Kafilah Jateng Sudah Tiba di Maluku Utara

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X