Ujicoba Ada Kendala, PPDB Online Jateng Diharap Segara Perbaiki Sistem

- Jumat, 11 Juni 2021 | 16:32 WIB
PPDB. (suaramerdeka.com / dok)
PPDB. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Banyaknya kendala dan keluhan disaat uji coba sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Jateng 2021 maka Dinas Pendidikan dan kebudayaan Jateng diminta untuk mempersiapkan sistem dengan minim resiko.

Sesuai jadwal, pendaftaran PPDB akan dimulai pada 21 Juni 2021. Namun, telah dilakukan uji coba hingga tanggal 9 Juni 2021 kemarin. 

Pada saat uji coba cukup banyak kendala yang dialami oleh calon siswa maupun orang tua calon siswa. Keluhan-keluhan itu disampaikan pada anggota Komisi E DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto.

Baca Juga: Ada Kendala di Ujicoba PPDB Online Jateng 2021, Disdikbud Didesak Segera Perbaiki Sistem

Yudi mengatakan banyak orang tua yang merasa resah dan khawatir nantinya tak dapat mendaftarkan anaknya di SMA/SMK karena terkendala sistem. "Uji coba yang dilakukan sampai tanggal 9 (Juni) kemarin membuat ortu dan siswa panik karena tidak bisa akses PPDB online,'' kata Yudi sebagaimana keluhan yang diterima dari masyarakat, Jumat (11/6).

Menurutnya, keluhan yang disampaikan oleh orang tua seperti NIK tidak terdaftar karena ada perubahan data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) siswa. Akibatnya, mereka tak bisa masuk dalam sistem pendaftaran online PPDB.

Keluhan seperti itu tak hanya satu, namun cukup banyak. Ada yang disampaikan secara langsung maupun media sosial. Untuk itu, Yudi yang merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jateng ini meminta Dinas Pendidikan dan kebudayaan Jateng tanggap dengan persoalan yang ada.

"Mumpung saat ini masih cukup waktu, seminggu lebih menjelang pendaftaran, sistem harus lebih disiapkan. Jangan sampai ada siswa yang tidak bisa mendaftar gara-gara sistemnya," kata Yudi.

Kemampuan bandwidth juga harus diperkuat. Jangan sampai nantinya saat dibuka pendaftaran dan banyak orang mengakses secara bersamaan namun sistem pendaftaran justru down dan tak bisa diakses.

Baca Juga: 16 Perguruan Tinggi di Indonesia Masuk World Class University, 4 di Antaranya Top 500

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X