Ingin Isolasi Mandiri? Ini Syarat dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi

- Selasa, 8 Februari 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi isolasi mandiri. (Pixabay/Fernando Zhiminaicela)
Ilustrasi isolasi mandiri. (Pixabay/Fernando Zhiminaicela)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus positif virus Covid-19 terutama varian Omicron terus mengalami kenaikan setiap harinya. 

Akibat peningkatan kasus Covid-19, Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan telah menaikkan level PPKM Jabodetabek, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan juga Bandung Raya menjadi PPKM level 3.

Luhut pun menyarankan penderita Covid-19 bergejala ringan agar melakukan isolasi mandiri di rumah.

Lalu apa saja syarat isolasi mandiri?

Baca Juga: MotoGP Mandalika Tetap Digas, Ini Aturan Travel Bubble untuk Tamu dan Warga dari Satgas

Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529) di mana memuat ketentuan mengenai isolasi bagi pasien Covid-19 termasuk konfirmasi kasus Omicron.

Isolasi Mandiri Pasien Omicron

Pasien kasus probable dan konfirmasi varian Omicron baik yang bergejala (simptomatik) maupun tidak bergejala (asimptomatik) harus melakukan isolasi.

Pasalnya, gejala klinis untuk kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron pada prinsipnya sama dengan gejala klinis Covid-19 varian lainnya.

Baca Juga: Ingin Puasa Rajab Tapi Lupa Baca Niat di Malam Hari? Simak Penjelasannya Berikut

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gus Yahya: Jangan Sampai Peradaban Runtuh

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:02 WIB

Ini 4 Quotes Para Tokoh Terkait Peringatan 1 Abad NU

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:42 WIB
X