Kemenag Terbitkan Kebijakan Kegiatan Keagamaan untuk Cegah Omicron

- Minggu, 6 Februari 2022 | 20:16 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan sambutan secara virtual dalam kegiatan kuliah umum dan peluncuran pusat studi moderasi beragama di Kampus Unwahas. (suaramerdeka.com/dok)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan sambutan secara virtual dalam kegiatan kuliah umum dan peluncuran pusat studi moderasi beragama di Kampus Unwahas. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementrian Agama menerbitkan kebijakan pelaksanaan kegiatan peribadatan di rumah ibadah melalui Surat Edaran Menteri Agama No 04 Tahun 2022.

Surat tersebut ditandatangani secara elektronik pada tanggal 4 Februari 2022 oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Isi surat tersebut mengatur pelaksanaan kegiatan agama untuk daerah yang memberlakukan PPKM Level 1, Level 2, dan Level 3. 

Baca Juga: Ganjar Pranowo Jatuh Terpelanting dari Sepeda, Cidera Serius pada Tulang Hasta Tangan Kanan

Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi pemangku kepentingan beragama di seluruh Indonesia di tempat ibadah seperti Masjid/Mushala, Gereja, Pura, Vihara, Kelenteng, dan tempat lainnya yang digunakan sebagai tempat ibadah.

Isi rangkuman Surat Edaran tersebut diantaranya:

Tempat Ibadah wilayah Jawa, Bali, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Baca Juga: Ingin Nonton Siaran TV Digital dengan Smartphone, Siapkan Alat Ini dan Ikuti Petunjuknya!

Level 3 maksimal 50% kapasitas / 50 orang maksimal dengan prokes, Level 2 75% kapasitas / 75 orang maksimal dengan prokes, dan level 1 75% kapasitas dengan prokes.

Sedangkan pengurus atau pengelola tempat ibadah diwajibkan:

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gus Yahya: Jangan Sampai Peradaban Runtuh

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:02 WIB

Ini 4 Quotes Para Tokoh Terkait Peringatan 1 Abad NU

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:42 WIB
X