Dua Pasien Meninggal, Masyarakat Diingatkan Omicron Juga Berbahaya

- Kamis, 27 Januari 2022 | 06:15 WIB
Ilustrasi virus Covid-19 varian Omicron (pixabay)
Ilustrasi virus Covid-19 varian Omicron (pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengajak semua pihak untuk bersiap menghadapi gelombang varian Omicron yang diprediksi akan terjadi beberapa minggu ke depan dengan jumlah kasus mencapai belasan ribu.

Dua orang pasien Covid-19 varian Omicron di Indonesia dilaporkan meninggal pada Sabtu, 22 Januari 2022.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap, dua kasus kematian akibat varian Omicron yang terjadi Sabtu 22 Januari 2022 lalu sebagai warning, dalam menghadapi lonjakan Omicron.

“Merujuk informasi luar negeri, juga pemerintah sendiri bahwa dalam beberapa minggu ke depan akan terjadi lonjakan besar Omicron. Nah, sebagai langkah antisipasi, saya kira kita harus bersikap waspada. Apalagi, sudah ada dua pasien varian Omicron yang meninggal. Artinya sudah ada case fatalit rate-nya," kata dia.

Baca Juga: PLN Siap Serap Listrik 5 Megawatt dari PLTSa Surakarta

Satu kasus yang merupakan transmisi lokal meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, sedangkan satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

Keduanya merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian Omicron yang memiliki daya tular tinggi.

"Saya kira ini membuktikan bahwa Omicron itu memang bahaya dan nyata, sekaligus juga berisiko bagi orang-orang yang belum divaksin serta terhadap orang yang meskipun sudah divaksin tapi punya komorbid,” kata Rahmad Handoyo kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Rahmad mengatakan, jika melihat badai Omicron yag menerjang berbagai negara di dunia, maka bisa diprediksi Indonesia sendiri tidak akan bisa menghindar dari varian Covid-19 yang disebut penularannya sangat cepat tersebut.

Baca Juga: Mau Nonton Siaran TV Digital dan Analog Bersamaan? Bisa, Pakai 2 Alternatif Ini

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X