Soal Pilpres, Ketika Mitos Tak Pernah Kompak Membayang Langkah RK

- Selasa, 25 Januari 2022 | 22:31 WIB

BANDUNG, suaramerdeka.com - Ridwan Kamil jadi figur yang paling dijagokan bisa unjuk gigi pada Pilpres 2024.

Hanya saja, ada keraguan mendapatkan dukungan optimal dari masyarakat Jabar dan juga Sunda.

Keraguan itu bahkan diungkapkan RK sendiri pada Institut Jabar pada Unpad Podcast di Plaza Tahura Ir H Djuanda, Bandung, Selasa (25/1).

Baca Juga: Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022, Sambut Ganti Tahun dengan Tampilan Masa Kini

"Mencari kekompakan itu tak mudah, karena pernah di depan memuji tapi di-bully di belakang. Dukung yang lain, itu realitanya. Jadi kompak dan ngariung seperti mitos yang harus dijawab, bagaimana kita bisa kompak di persoalan fundamental," katanya.

Peresmian In-Jabar sendiri dihadiri sejumlah tokoh senior seperti Ceu Popong, Tjetje Hidayat Padmadinata, dan Ketua Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi hingga akademisi dan seniman.

Lembaga think tank itu hadir tak lama setelah gegeran Arteria Dahlan yang mempermasalahkan penggunaan bahasa Sunda dalam raker DPR. Reaksi yang ditunjukan memperlihatkan kekompakan semua elemen Sunda.

Baca Juga: Alasan Logis Kenapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Apakah wadah pemikir itu jadi jawaban mitos tersebut?

"Momentumnya jangan berhenti, karena kadang butuh waktu dicubit untuk bersatu. Ini rumah untuk semua gagasan soal masa depan yang ujung-ujungnya identitas Kesundaan," jelas Ridwan Kamil.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemilu 2024, DPD Golkar Demak Targetkan 10 Kursi

Senin, 25 April 2022 | 06:45 WIB
X