4 Provinsi di Luar Jawa-Bali Masih di Bawah 70 Persen Capaian Vaksinasi Covid-19

- Selasa, 25 Januari 2022 | 18:19 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers usai Rapat Terbatas secara virtual pada Senin, 24 Januari 2022 menjelaskan bahwa ada 4 Provinsi di uar Jawa-Bali yang vaksinasinya masih di bawah 70% (suaramerdeka.com/dokumentasi ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers usai Rapat Terbatas secara virtual pada Senin, 24 Januari 2022 menjelaskan bahwa ada 4 Provinsi di uar Jawa-Bali yang vaksinasinya masih di bawah 70% (suaramerdeka.com/dokumentasi ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah terus mendorong vaksinasi di Provinsi-provinsi yang capaiannya masih berada di bawah target 70%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers usai Rapat Terbatas secara virtual pada Senin, 24 Januari 2022 menjelaskan bahwa ada 4 Provinsi yang vaksinasinya masih di bawah 70%, namun ada peningkatan capaian, yaitu di Provinsi Maluku Utara telah meningkat ke 68%, Provinsi Maluku di tingkat 66%, Provinsi Papua Barat mencapai 46%, dan Provinsi Papua sekitar 26%.

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali, per 23 Januari 2022 kasus barunya sebanyak 82 kasus, local transmission 75 kasus, foreign trasmission 7 kasus, dan 3 kasus kematian. Sementara itu, kasus aktif hari ini sebesar 2.145 atau 11,4% dari total kasus aktif di Indonesia.

Baca Juga: Erika Karata Mirip Lola Diara di Kisah Layangan Putus, Berikut Profilnya  

Terkait dengan angka Rt atau reproduksi kasus aktif (reproduction rate), Menko Airlangga menjelaskan bahwa dalam beberapa pekan terakhir ini Rt nasional mengalami sedikit kenaikan, hanya di Jawa dan Sumatera yang tetap, sedangkan di Pulau lain mengalami kenaikan, terutama di Bali dan Nusa Tenggara yang naik menjadi 1,01.

“Dari situasi level PPKM, ada beberapa Kabupaten/Kota yang naik, namun ada juga yang turun, terutama terkait dengan testing dan tracing yang harus dilakukan. Kita akan evaluasi terus minggu ini dan per tanggal 31 Januari akan kita tetapkan perubahan level PPKM,” tutur Menko Airlangga.

Pemerintah juga mendorong Travel Bubble antara Batam, Bintan dengan Singapura.

Baca Juga: Mommy ASF Mampu Sembuhkan Luka Masa Lalu Usai Hidup Bagai Layangan Putus, Ini Caranya, Nomor 4 Masya Allah!

Menko Airlangga menegaskan hal ini dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi, terutama sektor pariwisata di Batam dan Bintan, dengan menerapkan kebijakan yang memungkinkan masuknya Wisatawan Asing (dari Singapura), namun hanya di Kawasan tertentu dan terbatas, sehingga dapat menjaga pengendalian penyebaran Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X