Alasan Logis Kenapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan, Ini Penjelasan BMKG

- Senin, 24 Januari 2022 | 22:06 WIB
Ribuan warga China berbondong-bondong mendaki puncak perbukitan Jingshan di tengah guyuran hujan salju,objek wisata yang berlokasi di sebelah selatan Istana Kota Terlarang itu. (dok, Ini Purworejo-Pikiran Rakyat)
Ribuan warga China berbondong-bondong mendaki puncak perbukitan Jingshan di tengah guyuran hujan salju,objek wisata yang berlokasi di sebelah selatan Istana Kota Terlarang itu. (dok, Ini Purworejo-Pikiran Rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perayaan tahun baru Imlek tahun 2022 ini jatuh pada hari Selasa, tanggal 1 Februari 2022.

Imlek merupakan sebuah momentum bagi masyarakat Cina Tionghoa dalam mengungkapkan rasa syukur serta harapan baru pada tahun yang akan datang.

Perayaan tahun baru Imlek kerap dikaitkan oleh masyarakat Indonesia dengan hujan.

Hujan di saat perayaan Imlek sering disebut pertanda bahwa di tahun baru makan akan banyak rejeki yang berlimpah.

Baca Juga: Covid-19 Varian Omicron Ngamuk, PPI Sarankan Sekolah Tatap Muka Ditunda

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, hari raya Imlek memang selalu jatuh antara akhir Januari dan awal Februari,

di mana pada bulan-bulan tersebut memang bertepatan dengan puncaknya musim hujan dan curah hujan juga tinggi.

Baca Juga: Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022, Sambut Ganti Tahun dengan Tampilan Masa Kini

Inilah yang menyebabkan Imlek selalu identik dengan hujan.

Selain itu, hal tersebut juga terjadi karena perhitungan hari dalam Imlek berdasarkan fase bulan mengelilingi bumi dengan bumi mengelilingi matahari.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X