Kasus Sri Mulyono Masuk Perdata, Gugatan Pra Peradilan pada Kejaksaan Ditolak

- Rabu, 19 Januari 2022 | 10:48 WIB
Kepala Kejari Salatiga Moch Riza Wisnu Wardhana SH MH. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Kepala Kejari Salatiga Moch Riza Wisnu Wardhana SH MH. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Gugatan Pra Peradilan kepada Kejaksaan RI cq Kejaksaan Negeri Salatiga atas penghentian penuntutan Tersangka Sri Mulyono, ditolak Pengadilan Negeri (PN) Salatiga dalam sidang putusan, Selasa (18/1).

Gugatan Pra Peradilan ditolak untuk seluruhnya karena Pemohon tidak bisa memperlihatkan bukti-bukti.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Salatiga, Moch Riza Wisnu Wardhana SH MH mengatakan, sebelumnya ada gugatan Pra Peradilan kepada Kejaksaan RI cq Kejaksaan Negeri Salatiga dengan pemohon Imam Pribadi SH.

Gugatan itu terkait Penghentian Penyidikan atas nama Tersangka Sri Mulyono dalam kasus pelanggaran Pasal 372 KUHPidana (penggelapan) atau 378 KUHPidana (penipuan).

Baca Juga: Berjiwa Pemimpin Tapi Suka Membantah, Ini 3 Pekerjaan yang Cocok untuk Weton Rabu Kliwon

"Hakim Pengadilan Negeri Salatiga Ari SH MH memutuskan menolak gugatan Pra Peradilan Penghentian Penyidikan kepada Kejaksaan RI cq Kejari Salatiga atas nama Tersangka Sri Mulyono. Gugatan Pra Peradilan ditolak untuk seluruhnya, karena pemohon tidak bisa memperlihatkan bukti-bukti," jelasnya dalam keterangan resminya.

Termohon Kejaksaan Negeri Salatiga, diwakili Kasi Pidum Sutan Takdir SH, Kasi PB3R Fidianto SH, dan Kasubsi Penuntutan Pidum Bayu Aji NugrohoSH. Kajari menjelaskan, Pra Peradilan diatur dalam Pasal 1 butir 10 UU 8/1981 tentang Hukum Acara Pidana, di mana wewenang Hakim untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-undang.

Pertama, sah atau tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan atas permintaan Tersangka atau keluarganya atau pihak lain atas kuasa Tersangka.

Kedua, sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan atas permintaan demi tegaknya hukum dan keadilan.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan CInta 19 Januari 2022: Kedok Terbongkar, Irvan Siapkan Rencana Jahat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X