Varian Omicron Terdeteksi Tidak Bergejala, Kemenkes Imbau Masyarakat Taat Prokes

- Senin, 17 Januari 2022 | 12:49 WIB
varian Omicron tidak bergejala, Kemenkes minta masyarakat taat prokes.  (foto: pikiran rakyat)
varian Omicron tidak bergejala, Kemenkes minta masyarakat taat prokes. (foto: pikiran rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes), melalui Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk taat Protokol Kesehatan (prokes) karena varian Covid-19 Omicron yang cenderung tidak bergejala.

Siti meminta masyarakat dalam melaksanakan prokes harus dilakukan secara ketat mengingat kasus Omicron yang kemunculannya semakin meningkat di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Siti Nadia Tarmizi dalam kongres simposium “Combating Covid-19 Pandemic Without Boundaries” secara online pada Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: Marak Penggunaan NFT di Indonesia, Kementerian Kominfo Akan Mengawasi Ketat

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,karena omicron cenderung tidak bergejala” ungkapnya.

Kemenkes juga meminta pemerintahan daerah harus segera memperkuat pengujian dan pelacakan agar bisa meminimalisirkan potensi penyebaran dan lonjakan varian Omicron.

Pemerintah hingga pada 15 Januari 2022 mencatat ada 748 kasus postif varian Omicron, dan diketahui ada 155 kasus varian omicron yang transmisi lokal.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 23 Bakal Segera Dibuka, Jangan Sampai Terlewat

Dengan hal ini, pemerintahan harus segara mempersiapakan diri menghadapi varian Omicron dengan sigap.

“Penguatan whole genome sequencing (WGS) juga terus dilakukan, serta pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi harus diperkuat sebagai bagian dari upaya untuk melakukan tracing dan melokalisasi secara cepat jika ada kasus omicron” ujarnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X