Obat Covid-19 Molnupiravir Buatan Dalam Negeri Target Bisa Digunakan April-Mei

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:48 WIB
obat Covid-19 sudah bisa digunakan target April 2022. (foto: set neg)
obat Covid-19 sudah bisa digunakan target April 2022. (foto: set neg)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan obat Covid 19 Molnupiravir buatan dalam negeri bisa digunakan pada April-Mei 2022.

Sebanyak 400 ribu pil Molnupiravir yang didatangkan dari produsen farmasi India pada awal tahun lalu masih dalam tahap persiapan.

Selain itu Molnupiravir juga memasuki tahapan produksi oleh PT Amarox Pharma Global di fasilitas produksi Amarox Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Relatif Cepat Dibangun, Pembangunan Jembatan Gantung Banyak Diminta Desa

“Memastikan kesiapan 400 ribu tablet Molnupiravir untuk menghadapi gelombang Omicron, sekaligus meninjau mulainya proses produksi lokal Monulpiravir yang diharapkan bisa mulai masuk ke pasar di bulan April-Mei 2022,” tulis Budi dalam akun Twitternya, Jumat, 14 Januari 2022.

Kementerian Kesehatan akan memberikan obat Molnupiravir berbarengan dengan multivitamin C dan D.

Molnupiravir akan diberikan pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau mereka yang saturasi oksigen di atas 95 persen dan mengalami gejala Covid-19 seperti demam, batuk, lemas, dan nyeri otot.

Baca Juga: Aktivitas Gunung Semeru Belum Turun, Potensi Awan Panas Masih Tinggi

Kemenkes juga bekerja sama dengan 17 startup telemedicine dan startup bidan logistik dan Kimia Farma agar obat Covid 19 bisa tersalurkan secara tepat pada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sebelumnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) juga telah memberikan izin penggunaan darurat obat virus corona Molnupiravir melalui pengumuman resmi pada Kamis, 13 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X