Relatif Cepat Dibangun, Pembangunan Jembatan Gantung Banyak Diminta Desa

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:48 WIB
Salah satu jembatan gantung di Jawa Barat. (suaramerdeka.com / dok Humas Jabar)
Salah satu jembatan gantung di Jawa Barat. (suaramerdeka.com / dok Humas Jabar)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pengerjaan jembatan gantung yang hanya memakan waktu kurang dari 10 hari membuat sejumlah desa menginginkan akses tersebut bisa diinstal di wilayah Jawa Barat.

"Banyak warga melaporkan soal kebutuhan jembatan gantung di wilayahnya, karena ini kan terkait dengan akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan lainnya yang ikut terpengaruh. Karenanya kita berupaya merespon," kata Koordinator Kanal Jembatan Jabar Quick Response, Mulla Panggabean, Sabtu 15 Desember 2022.

Organisasi kemanusiaan bentukan Gubernur Ridwan Kamil ini sebelumnya mendapatkan permintaan jembatan gantung dari dua desa di Ciamis.

Mereka sendiri mempunyai kanal aduan sehingga masyarakat bisa melaporkan ke website jabarq.id atau media sosialnya atas kebutuhan akses jembatan gantung guna kepentingan mobilisasi keseharian warga.

Baca Juga: Dagangan Diborong Komunitas UMKM usAHA, PKL di Solo Tidak Menyangka

Menurut dia, dalam proses pengerjaan jembatan gantung tersebut, warga setempat dilibatkan.

Selain bisa mereduksi waktu pengerjaan, partisipasi warga itu diharapkan menumbuhkan rasa memiliki sehingga perawatan jembatan gantung otomatis terperhatikan.

Lebih dari itu, keterlibatan masyarakat dalam program infrastruktur itu sejalan dengan nilai gotong royong.

Karenanya, sebelum pembangunan, mereka melakukan assesmen dan sosialisasi termasuk membentuk kelompok kerja dengan masyarakat setempat.

Baca Juga: Belajar dari Lonjakan Varian Delta, Pemerintah Harus Tanggap dengan Perbaikan Menghadapi Omicron

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X