Aktivitas Gunung Semeru Belum Turun, Potensi Awan Panas Masih Tinggi

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:12 WIB
Gunung Semeru Erupsi. (suaramerdeka.com / dok BNPB)
Gunung Semeru Erupsi. (suaramerdeka.com / dok BNPB)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kasubbid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Nia Haerani menuturkan, bahwa aktivitas Gunug Semeru belum menurun.

Sekalipun lebih dominan aktivitas permukaan, dia mengingatkan bahwa potensi awan panas guguran Gunung Semeru masih tinggi.

Kondisi tersebut tak terlepas sisa-sisa material letusan yang masih memenuhi kawasan puncak Gunung Semeru.

Baca Juga: Previlige Good Looking, Bentuk Sindiran Deddy Corbuzier pada Netizen

Berdasarkan pengamatan, letusan Gunung Semeru tak terlepas dari longsornya kubah lava dan lidah lava.

Pasokan dari perut Gunung Semeru sehingga menambah endapan kubah lava pun masih terus terjadi.

"Berdasarkan hitungan kami, di kawasan puncak masih terdapat material sebanyak 3 juta meter kubik. Ini sisa pembongkaran kubah lava pada Desember lalu. Karenanya, potensi awan panas guguran belum bisa diabaikan, terlebih dominasi kegempaan dominannya adalah guguran," katanya.

Baca Juga: Migrasi TV Digital: Mau Beli Set Top Box? Ikuti 4 Tips dari Kemenkominfo

PVMBG) mengeluarkan peta kawasan rawan bencana (KRB) terbaru atas potensi bahaya Gunung Api Semeru (3.676 mdpl) di perbatasan Malang dan Lumajang.

Langkah PVMBG tersebut tak terlepas dari letusan besar Gunung Semeru pada awal Desember 2021, sehingga sendiri berada di level Siaga.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konvensi Hulu Migas Indonesia Akan Kembali Digelar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:52 WIB
X