Mutasi Kapolres Way Kanan Bukan karena Penghinaan Terhadap Wartawan

- Minggu, 10 September 2017 | 20:05 WIB
foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

LAMPUNG, suaramerdeka.com - Kapolres Way Kanan, Lampung, Ajun Komisaris Besar Budi Asrul Kurniawan, akhirnya dimutasi ke Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) oleh Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. Mutasi itu berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/947/IX/2017 yang diedarkan lewat telegram nomor ST/2162/IX/2017, dan salinannya telah diberikan ke Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul kepada wartawan, Minggu (10/9). 

Posisi Budi di Baintelkam Polri untuk mengisi jabatan Analis Kebijakan Muda Direktorat Politik. Sedangkan posisi Kapolres Way Kanan, akan diisi AKBP Doni Wahyu, yang sebelumnya merupakan Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polda Lampung. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih mengatakan, mutasi terhadap Kapolres Way Kanan, Ajun Komisaris Besar Budi Asrul Kurniawan, tidak terkait dengan kasus penghinaan terhadap dua wartawan yang terjadi sebelumnya.

"Mutasi tersebut merupakan penyegaran sesuai visi, misi, dan komitmen Kapolri untuk terus meningkatkan SDM kepolisian. Polri memiliki media monitoring yang memantau setiap pemberitaan yang muncul sebagai bagian visi Kapolri yakni profesional, modern, dan tepercaya," kata Sulistyaningsih. 

Sebelumnya, Kapolres Way Kanan, Ajun Komisaris Besar Budi Asrul Kurniawan dan anak buahnya datang menenangkan situasi di lokasi keributan antara massa pendukung dan penolak angkutan batu bara di Lampung, tanggal 27 Agustus 2017. Kejadian tersebut sempat diliput wartawan. 

Dua jurnalis sempat dilarang oleh Kapolres Way Kanan, dan hanya diizinkan merekam suara, bukan merekam video. Alasannya, kapolres trauma dengan kejadian di Tulungbuyut, Gununglabuhan, karena rekaman video pembicaraannya diunggah ke media sosial dan mengundang komentar masyarakat. 

Lalu kapolres memerintahkan anak buahnya menggeledah dua jurnalis itu. Tetapi keduanya tak terima dengan sikap tak bersahabat dan menilai tindakan kapolres telah menghalangi kinerja jurnalis yang telah dilindungi undang undang. 

Editor: Nugroho

Terkini

X