Tak Mau Ada Lonjakan Gegara Omicron di Jabar, Kadinkes Minta Prokes dan 3T Diitensifkan

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:48 WIB
Kemenkes mengarahkan pasien Omicron rawat di rumah. (foto: pikiran rakyat)
Kemenkes mengarahkan pasien Omicron rawat di rumah. (foto: pikiran rakyat)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Penerapan protokol kesehatan dan langkah testing, tracing, dan treatment (3T) menjadi kombinasi yang diandalkan dalam merespon potensi naiknya kasus Covid-19 akibat varian baru omicron di Jabar.

Menurut Kadinkes Jabar Nina Susana Dewi, pihaknya tentu tak menginginkan kasus Covid-19 melonjak.

Untuk penguatan 3T, pihaknya akan mengoptimalkan peran fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas.

Di luar itu, partisipasi masyarakat tak bisa diabaikan. Penegakan prokes diwanti-wanti benar-benar bisa dipatuhi masyarakat termasuk menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.

Baca Juga: Ini 7 Tips Cara Memaksimalkan Siaran TV Digital, Nomer 4 Wajib Dilakukan

"Kalau tidak hati-hati, kasus Covid-19 pada Februari mendatang bisa naik. Tapi penularan bisa tertahan atau landai sepanjang kita bersama-sama meningkatkan prokes," katanya dalam keterangannya seperti diterima, Kamis (13/1).

Diingatkan, masyarakat pun diharapkan tak panik dalam merespon kehadiran omicron.

Lebih baik, mereka waspada termasuk dalam mengikuti vaksinasi.

Pemprov sendiri, katanya, akan menjadikan pengalaman pada gelombang dua Covid-19 pada pertengahan tahun lalu sebagai rujukan penanganan.

Baca Juga: Siap Jadi Bos? Ini 5 Shio yang Pantas Jadi Bos Besar dan Kaya Raya, Kamu Termasuk?

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X