Indonesia Masuk Peringkat Empat Vaksinasi Terbanyak Melampaui Brazil

- Selasa, 11 Januari 2022 | 20:08 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin sampaikan vaksin booster secara lebih jelas akan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). (tangkapan layar youtube Perekonomian RI)
Menkes Budi Gunadi Sadikin sampaikan vaksin booster secara lebih jelas akan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). (tangkapan layar youtube Perekonomian RI)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia berhasil menaiki peringkat ke empat dunia dengan program vaksinasi terbanyak melampaui Brazil dari sisi jumlah rakyat yang telah divaksinasi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa negara Indonesia telah menembus angka 169 juta rakyat yang sudah divaksinasi dosis pertama melampaui Brazil yang hanya menembus angka 166 juta.

“Kita bisa menembus angka 169 juta rakyat yang sudah vaksinasi dosis pertama melampaui brazil yang 166 juta” ungkap Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan pada Senin, 10 Januari 2022.

Baca Juga: Bilqis Rayakan Ulang Tahun Bertema Squid Game, Ayu Ting Ting Minta Doa

Budi Gunadi Sadikin juga mengungkapkan cakupan perolehan vaksinasi yang peringkat pertama berhasil diperoleh oleh China dengan angka 1,2 milyar, kedua diperoleh India dengan angka 880 juta dan ketiga diperoleh Amerika Serikat dengan angka 246 juta.

Kemenkes menambahkan bahwa semua provinsi di Indonesia sudah mencapai 70% telah divaksinasi kecuali 5 provinsi yang belum vaksinasi diantaranya Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Hingga saat ini, ada 446 juta dosis vaksin yang masih dipegang pemerintah sehingga menurutnya jika disuntikkan 288 juta akan masih ada lebih 150 juta dosis yang bisa diedarkan kepada masyarakat.

Baca Juga: Doni Salmanan, Crazy Rich dari Bandung Pernah Jadi Tukang Parkir dan Kuli Bangunan? Ini Faktanya

“Stok vaksin yang dipegang pemerintah total 446 juta, jadi jika disuntikan 288 juta masih ada lebih 150 juta dosis yang kita bisa disuntikan” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Dia mengungkapkan sebanyak 400.000 pil Molnupiravir atau obat anti virus produksi Merck sudah tiba di Indonesia dan siap untuk digunakan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X