Sesuai Hasil Evaluasi, Pemerintah Lanjutkan PPKM hingga 17 Januari 2022

- Rabu, 5 Januari 2022 | 06:15 WIB
Menko Ekon Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Ratas mengenai Evaluasi PPKM, Senin 3 Januari 2022, di Kantor Presiden, Jakarta. (Setkab RI)
Menko Ekon Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Ratas mengenai Evaluasi PPKM, Senin 3 Januari 2022, di Kantor Presiden, Jakarta. (Setkab RI)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali akan tetap dijalankan untuk periode dua minggu ke depan atau mulai tanggal 4 hingga 17 Januari 2022 mendatang.

Dilanjutkannya PPKM ini, sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam seminggu terakhir ini setelah masa liburan Nataru usai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perkembangan Kasus Aktif per 2 Januari 2022 adalah sebesar 4.382 kasus atau 0,1 persen dari total kasus, di bawah rata-rata Global yang sebesar 10,53 persen.

Apabila dibandingkan kondisi puncak di 24 Juli 2021, persentasenya sudah turun -99,23 persen.

Baca Juga: Tinggalkan Analog Mau Nonton Siaran TV Digital, Ini 3 Syarat Supaya Gambarnya Tampak di Layar Televisi

Proporsi Kasus Aktif untuk Jawa-Bali Covid-19 sebesar 54,9 persen dari nasional dan Luar Jawa Bali 45,1 persen.

Sementara, kasus Konfirmasi Harian per 2 Januari sebanyak 174 kasus, atau sudah turun -99,69 perse dari puncaknya di 15 Juli 2021.

“Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi di Pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” tuturnya dalam Konferensi Pers Ratas Evaluasi PPKM, Senin, 3 Januari 2022.

Baca Juga: Akan Cair Lagi, Ini 9 Cara Mendapatkan BLT Dana Desa Tahun 2022

Sementara itu untuk penentuan Level PPKM di Luar Jawa-Bali tetap mendasarkan pada Level Asesmen Situasi Pandemi, dan mempertimbangkan capaian vaksinasi di setiap Kabupaten / Kota, untuk Kabupaten/Kota dengan caksinasi dosis-1 di bawah 50 persen dinaikkan satu Level PPKM.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X