PT KAI Tekan Harga Tes Antigen, Diharap Genjot Minat Masyarakat

- Jumat, 31 Desember 2021 | 09:12 WIB
Layanan tes antigen PT KAI. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)
Layanan tes antigen PT KAI. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Begitu pergantian tahun, PT KAI langsung menekan biaya rapid tes antigen di stasiun, yang menjadi syarat perjalanan bagi penumpang termasuk di masa Angkutan Natal & Tahun Baru 2022.

Diharapkan PT KAI, tarif tes antigen yang lebih miring itu bisa lebih menggenjot minat masyarakat untuk berpergian menggunakan angkutan jalan baja di masa pandemi Covid-19.

"Dengan semakin terjangkaunya harga tes antigen, diharapkan calon pelanggan dapat memanfaatkan layanan tersebut terutama dalam melengkapi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo dalam keterangannya, Kamis 30 Desember 2021.

Disebutkan, tarif baru untuk layanan tes antigen di stasiun itu menjadi Rp 35 ribu atau turun Rp 10 ribu dari bandrol semula.

Baca Juga: Tekan Dampak Omicron, Pengendalian Kedatangan Luar Negeri Bisa Jadi Pertimbangan

Tarif tersebut baru berlaku mulai 1 Januari 2022.

Untuk keperluan tes antigen itu, PT KAI Daop 2 menggelar layanan di 8 stasiun di antaranya Stasiun Besar Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Purwakarta, Cimahi, Cipendeuy, dan Ciamis.

Selama masa Nataru sejak 17 Desember lalu, penumpang yang menggunakan layanan tersebut mencapai 33.714 orang, jauh dibandingkan dengan peminat layanan PCR yang hanya 315 penumpang.

Posko Nataru sendiri mencatat bahwa tiket jarak jauh yang terjual mencapai 66.423 tempat duduk.

Baca Juga: Wacana Penghapusan Premium dan Pertalite, Pakar UGM: Perlu Disosialisasikan dan Didukung Bersama

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X