Polisi Naikkan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith ke Penyidikan

- Kamis, 30 Desember 2021 | 13:45 WIB
Kasus dugaan ujaran kebencian Bahar bin Smith masuk tahap penyidikan  (Foto: Pikiran-Rakyat.com )
Kasus dugaan ujaran kebencian Bahar bin Smith masuk tahap penyidikan (Foto: Pikiran-Rakyat.com )

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kasus yang menjerat Bahar bin Smith terkait dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) saat ini sudah masuk ke tahap penyidikan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana menegaskan penyidik Polda Jawa Barat sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Bahar bin Smith di kediamannya di Bogor Selasa, 28 Desember 2021.

"Penyidik Polda Jawa Barat sudah meningkatkan proses hukum yang menjerat BS menjadi penyidikan," ujar Suntana dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Desember 2021.

Baca Juga: Joki Vaksin di Pinrang Sulawesi Selatan Terancam Pidana Satu Tahun Penjara

Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dijerat dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok berdasarkan SARA sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Bahar Bin Smith sebelumnya juga dilaporkan oleh Husin Shihab lantaran diduga memelintir perkataan KSAD Jenderal TNI Dudung.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/6146/XII/2021 / SPKT POLDA METRO JAYA, tanggal 7 Desember 2021.

Baca Juga: Kasus Anak Gugat Orang Tua di PN Salatiga: Ayah Tolak Gugatan Telah Menelantarkan

Dia dilaporkan buntut pernyataannya yang menyinggung KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Dalam laporan itu, Bahar bin Smith dituduh telah melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A UU ITE dan atau Pasal 14,15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X