Kasus Pencabulan Belasan Santriwati Harus Dikawal, Jangan Melebar ke Mana-mana

- Rabu, 15 Desember 2021 | 11:28 WIB
Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penanganan Perkara Tersangka Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) di Kantor Kejaksaan Tinggi Jabar, Kota Bandung, Selasa, 14 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar/Yogi Prayoga S)
Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penanganan Perkara Tersangka Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) di Kantor Kejaksaan Tinggi Jabar, Kota Bandung, Selasa, 14 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar/Yogi Prayoga S)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Jabae Atalia Praratya Ridwan Kamil menyatakan kasus pencabulan yang menimpa belasan santriwati memang harus dikawal semua pihak supaya pelaku dihukum maksimal.

Hanya saja, dia meminta langkah tersebut tak sampai mempublikasikan identitas santriwati yang menjadi korban pencabulan di Kota Bandung, semata-mata untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada korban dan keluarga.

"Pada intinya bagaimana kemudian yang kita lakukan harus berada dalam jalurnya. Saya sampai berpikir untuk kembali mengumpulkan anak-anak ini di rumah aman saking begitu derasnya arus informasinya yang kemudian ke mana-mana, yang akhirnya berbahaya bagi mereka," katanya, Rabu 15 Desember 2021.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya memastikan korban dalam keadaan sehat dan mendapatkan perlindungan terbaik.

Baca Juga: Aksi Doddy Sudrajat Tabur Bunga di Jalan Tol Mendapat Banyak Kecaman, Ini Alasannya

Hal yang juga menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk memantau proses hukum yang sedang berjalan dan memperjuangkan agar pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya.

"Yang harus kita lakukan adalah pertama kita harus dampingi pantau terus, kita harus perjuangkan agar pelaku mendapatkan hukuman yang paling tinggi," ucapnya.

Ditambahkan, kendati baru ramai diperbincangkan, kata Atalia, pemerintah sudah bergerak dan memberikan perlindungan kepada korban.

Proses hukum pun sudah dan terus berjalan. 

Baca Juga: Kasus Pemerkosaan di Bawah Umur Merajalela, Ini Pendapat Denny Siregar

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X