Belasan Santri Dicabuli Guru Ngaji, Beberapa Melahirkan

- Kamis, 9 Desember 2021 | 12:07 WIB
korban dicabuli. (foto ilustrasi: pixabay) (Pixabay.com)
korban dicabuli. (foto ilustrasi: pixabay) (Pixabay.com)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sekitar belasan santri di salah satu yayasan pesantren di Bandung, Jawa Barat dicabuli pimpinan yayasan tersebut sejak 2016.

Aksi HW (36) yang juga merupakan guru ngaji itu menyebabkan sembilan bayi telah lahir dari hasil pencabulan tersebut, dua calon bayi lainnya masih berada dalam kandungan.

Peristiwa bejat tersebut tersebut telah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung dan HW didakwa telah mencabuli 14 orang santri dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Berupaya Beri Pelayanan Optimal pada Penyintas

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Agus Murjoko mengatakan seluruh saksi korban telah dihadirkan dalam persidangan untuk memberikan keterangannya pada Selasa, 7 Desember 2021.

Sidang tersebut dilakukan secara tertutup di ruang sidang anak dan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Yohanes Purnomo Suryo Adi.

Tersangka HW memilih beberapa lokasi untuk menjalankan aksi kejinya itu, seperti Yayasan KS, Yayasan pesantren TM, Pesantren MH, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, dan Hotel R.

Baca Juga: Pencarian Korban Hilang Akibat Erupsi Semeru, Tim SAR Targetkan Seminggu

Para santri yang menjadi korban pencabulan dikabarkan mengalami trauma berat atas peristiwa tersebut.

Agus mengatakan, sedikitnya ada empat korban yang diketahui hamil dan sudah melahirkan akibat pemerkosaan yang dilakukan HW.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:59 WIB

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:55 WIB

RK-Khofifah Makin Mesra Bangun Simbiosis Jabar-Jatim

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:59 WIB
X