Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Berupaya Beri Pelayanan Optimal pada Penyintas

- Kamis, 9 Desember 2021 | 10:00 WIB
Presiden Jokowi Saat Berdialog Bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Lokasi Erupsi Gunung Semeru (Instagram thoriqul.haq)
Presiden Jokowi Saat Berdialog Bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Lokasi Erupsi Gunung Semeru (Instagram thoriqul.haq)

LUMAJANG, suaramerdeka.com - Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menuturkan, pemerintah daerah berupaya untuk memberikan pelayanan kepada para penyintas bencana Gunung Semeru secara optimal.

Bupati Lumajang menyampaikan untuk penanganan jangka pendek, menengah dan panjang warga di tempat pengungsian Gunung Semeru, pihaknya akan memindahkan warga yang mengungsi ke fasilitas-fasilitas pendidikan, seperti SD, SMP dan SMA di Lumajang.

“Tempat pengungsian sekarang berada di beberapa fasiltias umum balai desa dan kecamatan, selanjutnya akan direlokasi ke sekolah. Saat ini kami sedang menginvetarsasi sekolah SD, SMP dan SMA yang bisa digunakan sebagai tempat penampungan,” ujar Thoriqul.

Proses relokasi pemukiman warga terdampak erupsi Gunung Semeru, saat ini dalam proses identifikasi lokasi, yang diutamakan pada lahan-lahan milik pemerintah dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Tingkatkan Produksi Beras dengan Meratakan Produktivitas Jawa-luar Jawa

Selanjutnya, Thoriqul Haq mengharapkan dukungan media untuk ikut mendorong semangat positif agar tercipta suasana kondusif untuk percepatan penanganan paska bencana erupsi Gunung Semeru.

Berikut ini rincian distribusi penyintas erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang.

Jumlah warga mengungsi di Kecamatan Candipuro 1.733 jiwa, Pasirian 974, Tempeh 400, Pronojiwo 295, Lumajang 199, Pasrujambe 197, Sukodono 191, Sumbersuko 67, Jatiroto 56, Yosowilangun 28, Ranuyoso 26, Rowokangkung 16 dan Gucialit 8.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X