Pencarian Korban Hilang Akibat Erupsi Semeru, Tim SAR Targetkan Seminggu

- Kamis, 9 Desember 2021 | 09:00 WIB
Posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru (BPBD Provinsi Jawa Timur)
Posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru (BPBD Provinsi Jawa Timur)

LUMAJANG, suaramerdeka.com – Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian warga hilang akibat erupsi Gunung Semeru.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) di bawah koordinasi Basarnas ini menargetkan waktu pencarian korban erupsi Gunung Semeru selama satu minggu.

Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Irwan Subekti menyampaikan korban erupsi Gunung Semeru yang masih dinyatakan hilang berjumlah 22 orang

Irwan Subekti yang juga menjadi Komandan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru menuturkan, pencarian difokuskan di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan wilayah Desa Curah Kobokan.

Baca Juga: Ditanya soal Transgender, Aprilio Manganang: Aku Alami Kelainan Hipospadia

Lebih lanjut dalam operasi pencarian, Irwan mengatakan tim gabungan sangat memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan di lapangan.

“Pencarian pagi hingga sore dengan memperhatikan cuaca di Lumajang. Hampir setiap hari, setiap sore rata-rata turun hujan. Upaya pencarian sangat dipengaruhi kondisi hujan di lapangan,” ujarnya.

Upaya pencarian warga yang masih dinyatakan hilang akan mengoptimalkan kemampuan para personel di lapangan, yang juga dibantu dengan alat berat.

Ia pun selalu mengingatkan kewaspadaan terhadap kondisi material vulkanik yang masih panas dan kondisi hujan di puncak gunung agar terhindar dari banjir lahar dingin.

Baca Juga: Lebih dari 100 Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Lengkap

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X