Tak Hanya Tanggap Darurat, Jawa Barat Siap Bantu Tahap Rekonstruksi Korban Gunung Semeru

- Kamis, 9 Desember 2021 | 06:30 WIB
Kegiatan pelepasan bantuan untuk korban Gunung Semeru senilai Rp 2 miliar di Gedung Pakuan Bandung. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)
Kegiatan pelepasan bantuan untuk korban Gunung Semeru senilai Rp 2 miliar di Gedung Pakuan Bandung. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjanjikan bantuan tak hanya diberikan pada saat masa tanggap darurat saja tapi juga berlanjut ke tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi korban letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.

Janji tersebut meluncur dari mulut Ridwan Kami ketika berdialog secara daring dengan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pada rangkaian kegiatan pelepasan bantuan untuk korban Gunung Semeru senilai Rp 2 miliar di Gedung Pakuan Bandung, Rabu 8 Desember 2021 malam.

"Kami membersamai dengan bantuan nyata, kalau ada apa-apa kontak Jawa Barat. Tak hanya tanggap darurat saja, tapi membersamai pula hingga rekonstruksi karena kita mendukung pemulihan di Lumajang," jelas Ridwan Kamil.

Khusus tahap rekonstruksi, mantan Wali Kota Bandung itu menyatakan siap mengirimkan alat pembuat batako yang di antaranya bisa menggunakan material letusan Semeru sebagai bahan baku.

Baca Juga: Life Skill Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini, Ajarkan Anak Mengelola Emosi

Bahkan, kata Ridwan Kamil, alat itu bisa jadi peluang usaha dengan cara menjual produk bahan bangunan secara luas.

"Kami juga tak akan berhenti memberikan bantuan sampai di sini, di malam ini, tapi kami juga akan terus mencari bantuan untuk meringankan beban di Lumajang," kata pria berlatar arsitek itu.

Bantuan senilai Rp 2 miliar itu sendiri terbagi dalam dua bagian yakni sebesar Rp 1,1 miliar berupa uang sedangkan sisanya dibelanjakan untuk pemenuhan barang-barang kebutuhan korban letusan gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu.

Selain uang yang berasal dari para donatur, Jawa Barat juga mengirimkan relawannya.

Baca Juga: BKKBN Mengingatkan Waktu Ideal untuk Menikah dan Hamil, Usia 21 hingga 35 Tahun

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X