Erupsi Gunung Semeru: Korban Tewas Jadi 34, Jumlah Pengungsi Meningkat Jadi 3.697 Jiwa

- Rabu, 8 Desember 2021 | 07:00 WIB
Operasi darurat penanganan pascaerupsi Semeru/Foto BNPB.go.id
Operasi darurat penanganan pascaerupsi Semeru/Foto BNPB.go.id

JAKARTA, suaramerdeka.com – Penanganan darurat paska erupsi Gunung Semeru masih berlangsung pada hari keempat.

Bencana letusan Gunung Semeru tidak hanya berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan kerusakan, tetapi juga warga yang mengungsi akibat rusaknya tempat tinggal akibat material vulkanik.

Data terkini Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru Selasa 7 Desember 2021, jumlah korban meninggal dunia mencapai 34 jiwa, kemudian yang mengalami luka-luka 56 dan hilang 17.

Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang dan luka akibat erupsi Gunung Semeru, posko terus melakukan pemutakhiran data dan validasi.

Baca Juga: Bank Indonesia Jawa Tengah Berikan 2 Ambulans serta Launching QRIS Duta Kampus di Undip

Kemudian, jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa di mana jumlah warga mengungsi mengalami peningkatan menjadi 3.697 jiwa.

Warga yang mengungsi ini sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Lumajang, sedangkan di Kabupaten Malang hanya terdapat 24 jiwa.

Sebaran titik pengungsian di Kabupaten Lumajang berada di Kecamatan Pronojiwo dengan 9 titik berjumlah 382 jiwa.

Kemudian, Kecamatan Candipuro 6 titik 1.136 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 titik 563 jiwa, Kecamatan Lumajang 188 jiwa, Kecamatan Tempeh 290 jiwa, Kecamatan Sumberseko 67 jiwa, Kecamatan Sukodono 45 jiwa.

Baca Juga: 1.222 Guru Ikuti Uji Pengetahuan PPG

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:59 WIB

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:55 WIB

RK-Khofifah Makin Mesra Bangun Simbiosis Jabar-Jatim

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:59 WIB
X