Geliat Pilpres 2024, Ridwan Kamil Disarankan Tak Gabung Parpol

- Selasa, 7 Desember 2021 | 15:06 WIB
Ridwan Kamil. (suaramerdeka.com / dok)
Ridwan Kamil. (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Ridwan Kamil berencana bergabung dengan parpol tahun depan. Hanya saja merujuk hasil survei terbaru, Gubernur Jabar itu disarankan mengurungkan niatnya.

"Lebih baik menunggu dinamika saja, dipinang jadi vote getter, karena di Jabar, dia cukup berpengaruh," kata pengamat politik Unpad, Muradi di Bandung, Selasa, 7 Desember 2021.

Menurut dia, keputusan bergabung dengan parpol hanya akan menjadikan beban tak hanya bagi mantan Walikota Bandung itu tapi juga partai yang ditujunya.

Ke Nasdem misalnya yang mempunyai perolehan suara 9 persen sementara syarat pencalonan sekitar 20 persen.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Mahasiswinya, Kini Ditahan

Selain itu, kabar ada figur capres lain yang juga merapat ke partai yang sama harus pula dicermati.

"Kalau bergabung, baik RK maupun Nasdem bakal saling mengunci. Belum lagi Anies yang juga jadi pilihan, bakal repot," katanya.

Di luar itu, sejumlah parpol lain sudah mempunyai jagoannya masing-masing. Gerindra masih menggunggulkan Prabowo Subianto, Golkar ingin mengusung Airlangga Hartarto, kemudian Ganjar Pranowo tak bisa dipisahkan dari PDI Perjuangan.

Pilihan paling realistis bagi RK, katanya, adalah posisi Wapres. Pertimbangannya adalah tingkat elektabilitas yang relatif masih rendah dibandingkan calon lainnya.

Baca Juga: James Bond ‘No Time To Die’ Dinobatkan jadi Film terbaik Versi IMDb

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDI Perjuangan Siap Cetak Hattrick di Pemilu 2024

Minggu, 18 September 2022 | 18:43 WIB

Pengamat: Airlangga Unggul karena Modal KIB dan Menko

Minggu, 4 September 2022 | 15:25 WIB

Jelang Pemilu 2024, PBB Jateng Panaskan Mesin Partai

Sabtu, 3 September 2022 | 22:57 WIB
X