Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas dan Mobilitas

- Selasa, 7 Desember 2021 | 11:12 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com -  Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan pemerintah terus berupaya untuk mempertahankan agar jumlah kasus Covid-19 serendah mungkin.

Terlebih dengan adanya varian Omicron membuat pemerintah kian mengetatkan aturan agar varian baru Covid-19 ini tidak masuk ke tanah air.

Namun demikian, ia menegaskan upaya yang dilakukan pemerintah akan efektif jika ada kerja sama yang baik dengan masyarakat.

Menjelang perayaan hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (nataru), mobilitas masyarakat biasanya semakin meningkat.

Baca Juga: Dolar Naik Tipis pada Mata Uang Safe-Haven, Terkerek Berita Meyakinkan tentang Varian Omicron

"Upaya ini akan efektif jika masyarakat patuh, taat dan disiplin terapkan protokol kesehatan termasuk mengurangi mobilitas dan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19," tegas Siti Nadia Tarmidzi dari laman Covid19.go.id, Selasa 7 Desember 2021.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Hal pertama yang dilakukannya adalah deteksi melalui penguatan testing, tracing, karantina / isolasi.

Deteksi juga dilakukan melalui surveilans untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan surveilans genomic untuk mengawasi varian baru serta pengawasan di pintu masuk negara.

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal Diterapkan Pemerintah Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Aturan Penggantinya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X