Imbas Erupsi Gunung Semeru, 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

- Selasa, 7 Desember 2021 | 10:12 WIB
Kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru.  (Twitter.com)
Kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru. (Twitter.com)

LUMAJANG, suaramerdeka.com - Erupsi Gunung Semeru, Sabtu 4 Desember 2021 berdampak pada rusaknya sejumlah rumah warga dan fasilitas umum.

Dilansir dari Instagram resmi BPBD Kabupaten Lumajang, Senin, 6 Desember 2021 malam, sebanyak 2.970 unit rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kemudian, jumlah fasilitas umum yang terdampak erupsi Gunung Semeru sebanyak 13 unit.

Lalu, erupsi Gunung Semeru juga menyebabkan putusnya jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Lumajang-Malang.

Baca Juga: Mohammad Sofyan Ketua Peradi Ungaran, Terpilih Aklamasi

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 jiwa, sedangkan korban luka berat sebanyak 69 jiwa, serta luka ringan 100 jiwa.

Hingga saat ini, jumlah korban hilang masih terus dilakukan pendataan baik dari pihak BNPB ataupun BPBD Kabupaten Lumajang.

Lokasi yang sangat terdampak erupsi Gunung Semeru yakni di Kecamatan Pronojiwo tepatnya Desa Pronojiwo, Desa Oro Oro Ombo, Desa Sumberurip dan Dusun Curah Kobokan, Desa Sumberwuluh.

Serta di Kecamatan Candipuro yakni Desa Sumbermujur dan Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh juga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga: Ruang Tahanan Randy Disorot Netizen, Disebut Hanya Formalitas dan Gimmick

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X