Tekan Penyebaran Omicron, Pemerintah Dorong Percepatan Vaksinasi bagi Anak

- Selasa, 7 Desember 2021 | 07:30 WIB
Ilustrasi vaksinasi anak. (Dok. sepang-buleleng.desa.id. )
Ilustrasi vaksinasi anak. (Dok. sepang-buleleng.desa.id. )

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah mendorong percepatan vaksinasi bagi anak, karena masuk sebagai kelompok usia yang banyak terkena Covid-19.

Selain itu, percepatan vaksinasi bagi anak untuk menekan penyebaran varian baru Omicron yang saat ini sudah terdeteksi di sekitar 45 negara.

Percepatan vaksinasi anak itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo, seperti diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

“Tadi Bapak Presiden sudah memberikan arahan bahwa terkait dengan karantina, ini terus diberlakukan 10 hari karantina untuk yang dari luar negeri di luar 11 negara yang dilarang. Kemudian juga terkait dengan vaksin anak-anak supaya segera dimulai yang usia 6-11 (tahun),” ujar Airlangga.

Baca Juga: Kemenperin Minta Pelabelan ‘Mengandung BPA’ Tidak Dikenakan pada Kemasan AMDK

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan skema untuk pelaksanaan vaksinasi booster yang direncanakan akan dilakukan di tahun mendatang, yang akan diatur melalui peraturan menteri kesehatan (permenkes).

“Bapak Presiden juga meminta agar kegiatan booster vaksinasi sudah dipersiapkan untuk di bulan Januari. Jadi kami sedang akan memfinalkan terkait dengan vaksin berbasis PBI (penerima bantuan iuran) dan juga vaksin non PBI. Ini yang akan diatur dalam Permenkes dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar Airlangga.

Terkait capaian vaksinasi nasional, Airlangga menyampaikan bahwa cakupan vaksinasi dosis pertama adalah sebesar 68,42 persen dan dosis kedua sebesar 47,55 persen dari target yang telah ditetapkan.

Masih terdapat sembilan provinsi yang cakupan vaksinasi dosis pertamanya di bawah 50 persen, yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.

Baca Juga: DPRD Jawa Tengah Apresiasi Budidaya Tanaman Porang di Banyumas, Siap Bantu Teknologi dan Peralatan Pengolahan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X