Erupsi Gunung Semeru, BNPB: 13 Orang Meninggal Dunia, Dua Teridentifikasi

- Minggu, 5 Desember 2021 | 16:51 WIB
Kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru. (tangkapan layar Twitter)
Kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru. (tangkapan layar Twitter)

LUMAJANG, suaramerdeka.com - Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bahwa hingga Minggu pukul 09.20 terdapat 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru.

Abdul Muhari mengatakan, dari 13 korban meninggal dunia yang teridentifikasi baru dua orang.

"Adapun yang baru teridentifikasi dua orang berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur," kata Abdul Hari dalam keterangan tertulisnya, Minggu 5 Desember 2021.

Baca Juga: Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Polri Dirikan Posko Kesehatan dan Dapur Umum

Selain itu, sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara.

Sementara itu, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.

TIm gabungan juga berhasil melakukan evakuasi warga yang tadi malam dilaporkan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang.

Saat ini para warga telah ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Pedagang Pasar Johar Tidak Mau Tempati Lapak, Hendi: Diberikan Kepada yang Mau

Berikut ini, informasi mengenai sebaran awas panas guguran juga berdampak pada dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang serta Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X