Pengawasan Protokol Kesehatan Harus Diperketat Jelang Libur Akhir Tahun

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:35 WIB
Anggota Satlantas Polres Pekalongan Kota, memberikan imbauan kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Foto : (suaramerdeka.com/Kuswandi) 
Anggota Satlantas Polres Pekalongan Kota, memberikan imbauan kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Foto : (suaramerdeka.com/Kuswandi) 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indikasi penurunan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) di ruang publik menuntut para pemangku kepentingan mengetatkan kembali pengawasan jelang musim libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, menurut Survei yang dilakukan Satgas Covid-19 pada November 2021 menyebutkan terjadi penurunan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Catatan itu menunjukkan suatu kondisi yang bertolak belakang dengan kebutuhan saat ini, yang mengharapkan peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan menghadapi potensi peningkatan mobilitas pada akhir tahun.

Lebih lanjut Lestari mengatakan, strategi jangka panjang untuk membentuk pola sikap masyarakat dalam menghadapi ancaman varian-varian baru Covid-19 harus diterapkan untuk kemudian pola sikap tersebut menjadi norma baru di masyarakat.

Baca Juga: Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 6 Negara Asia Ini, Termasuk Negara Tetangga Indonesia

"Problem yang belum bisa sepenuhnya diatasi saat ini adalah pemahaman masyarakat terkait berfluktuasinya ancaman penyebaran Covid-19 yang harus secara konsisten disikapi dengan disiplin menerapkan prokes," katanya

Dalam jangka pendek, ujar Lestari, peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan prokes antara lain di ruang-ruang publik, area transportasi publik seperti stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan, sangat diperlukan.

Apalagi, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, Covid-19 varian Omicron yang ditengarai memiliki daya tular melebihi varian Delta, sudah terdeteksi di negara tetangga, Singapura.

Masa liburan akhir tahun ini, kata Lestari seyogyanya menjadi masa yang kritikal bagi para pemangku kepentingan untuk mengendalikan mobilitas dan mempersiapkan mental masyarakat dalam menjalani berbagai kebijakan pembatasan kegiatan.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X