Koneksi Saham Terganggu Usai Gedung Cyber 1 Kebakaran, Penasaran, Apa Isi Penting di Dalamnya?

- Jumat, 3 Desember 2021 | 12:14 WIB
Kebakaran Gedung Cyber, Jakarta Selatan (2/12/2021) (Instagram.com/@humasjakfire)
Kebakaran Gedung Cyber, Jakarta Selatan (2/12/2021) (Instagram.com/@humasjakfire)

  JAKARTA, suaramerdeka.com – Kebakaran terjadi di Gedung Cyber 1 yang terletak di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis, 02 Desember 2021 pukul 12.34 WIB.

22 unit mobil pemadam kebakaran terjun untuk memadamkan api. Kebakaran yang terjadi di lantai 8 gedung tersebut menyebabkan dua orang teknisi meninggal dunia.

Humas Dinas Penanggulanan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan, dua korban tersebut diduga menghirup asap saat kebakaran terjadi.

Baca Juga: PSIS Tanpa Bruno Silva, PSS Minus Irfan Jaya

Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Namun, diduga tidak adanya ventilasi menjadikan banyak asap berada dalam ruangan sehingga menyebabkan dua teknisi tersebut meninggal dunia.

Gedung Cyber 1 diketahui memiliki peranan penting bagi banyak perusahaan di Indonesia. Terutama perusahaan di bidang teknologi.

Gedung Cyber 1 merupakan penyimpanan server atau data center perusahaan-perusahaan tersebut. Sebagian besar di antaranya merupakan perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga: Risma Banjir Kritikan dari Netizen Usai Video Paksa Tunarungu Berbicara Tersebar

Sehingga saat kebakaran terjadi beberapa aplikasi dan layanan teknologi mengalami gangguan.

Kebakaran yang terjadi pada Gedung Cyber 1 berefek pada koneksi perdagangan sejumlah saham terganggu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X