Dewan Pers: Jurnalis Harus Kreatif dan Content Creator Patuh Kode Etik Jurnalistik

- Kamis, 2 Desember 2021 | 21:18 WIB
Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). (Dok. Pikiran Rakyat)
Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). (Dok. Pikiran Rakyat)

PRAMBANAN, suaramerdeka.com - Perkembangan media online memunculkan dikotomi antara content creator dan jurnalis.

Namun penggabungan prinsip kinerja content creator dan jurnalis melahirkan genre baru.

Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo menegaskan content creator harus taat dengan Kode Etik Jurnalistik, dan jurnalis harus kreatif.

“Malam ini kita gabungkan setelah mendengar ikrar jurnalisme tadi. Content creator patuh Kode Etik Jurnalistik, dan jurnalis dituntut kreatif,” ungkap Agus Sudibyo pada Kamis, 2 Desember 2021, malam saat peringatan HUT Ke-2 Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) sekaligus Content Creator Day 2021 di Lapangan Garuda Mandala, Kompleks Candi Prambanan.

Baca Juga: Natal 2021, Kemenag Terbitkan Panduan Perayaan, Begini Aturannya

Dalam ikrar jurnalisme yang disuarakan content creator pada malam itu, ditegaskan ketaatan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Agus Sudibyo mengatakan Kode Etik Jurnalistik harus selalu hadir di kepala dan hati content creator dalam berpikir dan bekerja.

“Itu harapan kami dari Dewan Pers, jadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai pegangan dalam bekerja,” tuturnya.

Ia mengemukakan bertemunya sekitar 400 content creator dalam iklim jaringan PRMN bisa menggali jurnalisme beradab.

Baca Juga: Istimewa; Mansyur, Tarik Retribusi Sembari Keliling Pasar Edukasi Protokol Kesehatan ke Pedagang

PRMN memiliki basis yang kuat untuk mengembangkan jaringan. Networking menjadi kunci untuk kemandirian, termasuk dalam kolaborasi media digital,” ungkapnya.

CEO PRMN Agus Sulistriyono Agus Sulistriyono (kiri). (Dok. Pikiran Rakyat)

“Bangun kemandirian dengan menggunakan teknologi bermedia dan berinteraksi dengan khalayak.”

CEO PRMN Agus Sulistriyono Agus Sulistriyono mengatakan kolaborasi menjadi konsep yang diusung media berjaringan PRMN.

Berkolaborasi dalam mengelola media online menjadikan model berjaringan efektif bisa dijalankan.

Baca Juga: 35 Tahun Mengabdi 2 Personel Polres Tegal Kota Dapat Kado Istimewa dari Kapolri

“Konsep gotong royong dalam pengelolaan media online ini membawa kami kokoh di era saat ini,” ungkapnya.

Ia mengemukakan pada awal mengenalkan konsep media online ekonomi kolaboratif ini hanya satu mitra.

“Itu pun masih perlu untuk memahami. Kemudian ada satu lagi mitra. Hingga pada ulang tahun kedua ini terdapat 229 media berkolaborasi dalam jaringan ekonomi kolaboratif “ ungkapnya.

Baca Juga: Suga BTS Solois Pria Korea Paling Banyak Distreaming di Spotify 2021

Malam itu PRMN mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Penghargaan diberikan representatif Muri Ari Andriani kepada CEO PRMN atas “Media Daring Berjaringan Pertama yang Mengusung Konsep Ekonomi Kolaboratif”.

Acara malam itu dihadiri Sekjen SPS Aswono Wikan, Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, serta jakaran direksi PRMN dan Harian Pikiran Rakyat.

Halaman:
1
2
3

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X