Pekerja Lebih dari Satu Tahun Wajib Diberi Gaji di Atas UMK

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:26 WIB
Ilustrasi Upah Minimum (Pixabay/EmAji)
Ilustrasi Upah Minimum (Pixabay/EmAji)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 (tiga puluh lima) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Penetapan UMK tahun 2022 mendasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan di mana formula perhitungan dan datanya sudah baku.

UMK mendasari perhitungan formula dari PP 36/2021 pasal 26 dan angka dari BPS sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan RI kepada Para Gubernur se-Indonesia No. B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.

Gubernur menekankan bahwa upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun. 

Baca Juga: Desember Kelabu, Lebih Terkenal Lagunya daripada Penyanyinya

Adapun bagi pekerja di atas 1 tahun atau lebih melalui penghitungan Struktur dan Skala Upah (SUSU) dengan memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28  persendan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen.

Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja > 1 tahun minimal penambahan upahnya Rp 63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 40.946,29.

“Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK agar menjadi perhatian semuanya,” katanya.

Ganjar menegaskan bahwa untuk perusahaan-perusahaan yang tidak terdampak pandemi Covid-19 tentunya kenaikannya di atas angka tersebut.

Baca Juga: Donasi Rumah Gala Tembus Rp 1,4 Miliar, Ibu Mertua Vanessa Angel Terharu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres : Masjid Menjadi Tempat Kegiatan Masyarakat

Jumat, 23 September 2022 | 20:14 WIB
X