Selamatkan BUMN, Fahri Hamzah: Perlu Privatisasi oleh UMKM

- Jumat, 11 Juni 2021 | 10:14 WIB
Gelora Talks BUMN (suaramerdeka.com/dok)
Gelora Talks BUMN (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya untuk menyelamatkan keberadaan BUMN, memerlukan evaluasi secara menyeluruh. Salah satunya adalah dengan melakukan privatisasi.

"Yakni dengan syarat kepemilikan BUMN strategis harus dimiliki oleh orang Indonesia, yang telah mengenal seluk beluk dari satu BUMN tersebut," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia Fahri Hamzah di Gelora Media Center, Kuningan, Jakarta, Kamis (10/6) petang.

Hal itu disampaikannya dalam Gelora Talks bertema 'BUMN, Apa Masalah dan Solusinya.' Menurutnya, penyelamatan BUMN perlu diprioritaskan, diprivatisasi dan diambilalih oleh UMKM atau serikat karyawannya.

Baca Juga: Pefindo Menaikkan Peringkat KB Bukopin Menjadi AAA

"Jual saja. Nanti mereka mau kerjasama dengan siapa atau pinjam dengan bank. Itu urusan mereka," ujarnya.

Dikatakan, pendirian BUMN yang bertujuan untuk penguatan perekonomian negara, dalam beberapa tahun terakhir justru kontraproduktif dengan tujuan awalnya. Pasalnya, banyak BUMN yang bangkrut dan justru menjadi beban negara.

"Terakhir, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia yang diambang kebangkrutan. Sebab, Garuda harus menanggung beban biaya dan pengeluaran lebih besar dari pendapatannya," tandas mantan Wakil Ketua DPR tersebut.

Baca Juga: Prospek Ekonomi Digital Indonesia Sangat Baik, Berpotensi Tumbuh 8 Kali Lipat Tahun 2030

Dia menambahkan, tidak ada teori yang bisa membenarkan karyawan perusahaan negara sejahtera. Terutama jika konsepnya masih menggunakan pendekatan dikuasai negara.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

65 Kalurahan di Sleman Sediakan Shelter

Jumat, 18 Juni 2021 | 10:30 WIB

Percepatan Vaksinasi Jadi Kunci

Jumat, 18 Juni 2021 | 01:30 WIB

Varian Baru Korona Terindikasi di Wonosobo

Jumat, 18 Juni 2021 | 01:10 WIB
X