Menko Airlangga: Akselerasi Pemanfaatan Informasi Geospasial dalam Pengambilan Kebijakan

- Minggu, 28 November 2021 | 19:56 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com / dok)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kebijakan Satu Peta (KSP) merupakan merupakan salah satu program dari Nawa Cita yang bertujuan untuk menciptakan satu peta yang terunifikasi, akurat, dan akuntabel dalam mendukung perencanaan pembangunan.

Hasil dari kegiatan KSP tersebut dipublikasikan ke dalam Geoportal Kebijakan Satu Peta yang merupakan wadah berbagi data dan informasi geospasial melalui Jaringan Informasi Geospasial Nasional yang memuat 85 peta tematik hasil kegiatan percepatan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta.

Baca Juga: Jadi Runner Up Indonesia Open 2021, Greysia/Apriyani Akui Keuletan Ganda Jepang yang Kalahkan Mereka

“Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan yang berkeadilan dengan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi secara nasional yang berkelanjutan.

Ke depannya, KSP ditargetkan dapat dibagi kepada publik secara bertahap agar pemanfaatannya bisa lebih luas lagi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

dalam Sosialisasi dan Pembagian Akun Geoportal Kebijakan Satu Peta yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial secara virtual, Kamis (25/11).

Baca Juga: Kota Semarang Tuan Rumah AHL Germas Tingkat Nasional

Secara regulasi, penyelenggaraan informasi Geospasial diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Informasi Geospasial dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Milik Negara (KPBUMN) dalam Penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar.

PP dan Perpres tersebut disusun dan disinergikan dengan pelaksanaan Perpres Nomor 23 Tahun 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta,

terutama dalam rangka mewujudkan data informasi geospasial yang akurat dan dapat dimanfaatkan dalam pembangunan, salah satunya dalam mendukung kepastian investasi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X