Banjir di Rancaekek, Kereta Api Jarak Jauh Tertahan Berjam-jam

- Sabtu, 27 November 2021 | 21:02 WIB
Jembatan di petak jalan rel Stasiun Cimekar-Rancaekek, Kabupaten Bandung terendam banjir. (suaramerdeka.com/Istimewa)
Jembatan di petak jalan rel Stasiun Cimekar-Rancaekek, Kabupaten Bandung terendam banjir. (suaramerdeka.com/Istimewa)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sejumlah KA jarak jauh dan KA lokal tertahan di sejumlah stasiun antara akibat jembatan di petak jalan rel Stasiun Cimekar-Rancaekek, Kabupaten Bandung terendam banjir, Sabtu, 27 November 2021.

Arus yang meluap dari Sungai Cikeruh membuat BH (Bangunan Hikmat) 784 di Km172 +0/1 itu tak bisa dilewati rangkaian kereta.

Tinggi muka air melewati kop rel bahkan merendam permukaan jalan baja itu.

"Posisi air masih 10 Cm di atas rel sehingga KA masih belum bisa melintas," kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo pada Sabtu petang.

Baca Juga: Nami Matsuyama dan Chiharu Sida, Penantang Greysia/Apriyani di Final Indonesia Open 2021 

Hingga Pukul 20.00 Wib, kondisi jalur belum sepenuhnya klir. Karena tak aman, sejak Pukul 16.07, petugas memasang semboyan 3 sebagai penegas kereta api tidak boleh melintas.

Dengan demikian, sedikitnya selama 4 jam, lintas selatan lumpuh.

Sejumlah KA yang tertahan di antaranya Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong Pp, Argowilis relasi Surabaya-Bandung Pp, Turangga jurusan Bandung-Surabaya Pp, Pasundan relasi Surabaya-Kiaracondong Pp, dan Malabar rute Bandung-Malang Pp.

KA-KA tersebut ditahan di sejumlah stasiun dari mulai Stasiun Besar Bandung, Gedebage, Haurpugur, Rancaekek, hingga Cicalengka.

Baca Juga: Tumbangkan Wakil Thailand, Greysia/Apriyani Dihadang Wakil Jepang di Final Indonesia Open 

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X