Menag Janji Bahas Haji 2022 Lebih Awal, Berharap Kondisi Jauh Lebih Baik

- Jumat, 11 Juni 2021 | 09:36 WIB
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenag.
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenag.

Menag menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon jamaah haji yang sudah dua tahun tertunda keberangkatannya karena pandemi Covid-19.

Menag juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran jamaah haji Indonesia. "Semoga tahun depan kondisi membaik dan jamaah bisa berangkat haji," tandasnya.

Sementara itu Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengapresiasi langkah Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi memberikan klarifikasi atas sejumlah informasi yang perlu diluruskan terkait penyelenggaraan haji 1442 H/2021 M.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Memperpanjang Kenaikan Selama 2 Hari Beruntun

Syekh Essam antara lain mengunjungi kantor MUI, menjelaskan bahwa pembatalan haji tak terkait dengan persoalan diplomasi mengingat selama ini hubungan Indonesia dan Saudi selama ini berjalan baik.

Essam juga menjelaskan pembatalan keberangkatan tidak ada hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada pengumuman apapun terkait dengan penyelenggaraan haji. Saudi juga belum mengirimkan undangan haji ke negara lain, termasuk Indonesia.

"Langkah Dubes sangat positif dan patut kita apresiasi. Dubes dalam kewenangannya tentu punya otoritas untuk menjelaskan informasi seputar haji, terutama dari perspektif Saudi," jelas Wamenag.

Menurut Wamenag, penjelasan Dubes, mengafirmasi apa yang selama ini disampaikan pemerintah terkait alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini.

Kebijakan itu didasarkan pada kajian mendalam terkait pandemi dan belum ada informasi resmi dari Saudi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X