Menag Janji Bahas Haji 2022 Lebih Awal, Berharap Kondisi Jauh Lebih Baik

- Jumat, 11 Juni 2021 | 09:36 WIB
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenag.
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenag.

JAKARTA,  suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berjanji segera membahas persiapan haji 2022 bersama Pemerintah Arab Saudi.

Dengan pembahasan lebih dini ini diharapkan penyelenggataan haji tahun depan haji bisa diselenggarakan dalam kondisi lebih baik.

"Semoga tahun depan pandemi sudah teratasi. Kami akan sesegera mungkin " ujar Menag di Jakarta, pada Rabu (9/6). Persiapan lebih dini ini menyusul keputusan Pemerintah kembali membatalkan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021 M.

Menurut Menag, tahun ini sebenarnya pemerintah telah melakukan persiapan dini untuk penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga: Presiden Dorong Percepatan Upaya Pelaku UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Bahkan, Keputusan Menteri Agama yang diterbitkan Gus Yaqut setelah dilantik Presiden Jokowi adalah pembentukan tim manajemen krisis penyelenggaraan ibadah haji.

Tugas Tim melakukan persiapan dan mitigasi penyelenggaraan haji. Beragam skenario dan persiapan sudah dilakukan. Namun, pandemi global masih mengancam.

Arab Saudi juga belum mengeluarkan informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji, bahkan hingga hari ini, 29 Syawal 1442 H.

"Kebijakan pembatalan, karena pemerintah mengedepankan keselamatan jiwa jamaah. Dalam kondisi pandemi, keselamatan dan keamanan ibadah menjadi hal utama yang harus dikedepankan," kata Menag.

Baca Juga: Pelaku Sektor Transportasi Jadi Sasaran Vaksinasi, Presiden: Interaksinya Sangat Tinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyusuri Jejak Semarang hingga Belanda

Jumat, 17 September 2021 | 01:00 WIB

Gelombang 21 Kartu Prakerja Dibuka, Kuota 754 Ribu

Kamis, 16 September 2021 | 13:43 WIB
X