Izin Operasionak Belum Turun, Jalur KA Cibatu-Garut Justru Jadi Tempat Pembuangan Sampah

- Jumat, 26 November 2021 | 15:52 WIB
Jalur reaktivasi KA Cibatu-Garut (suaramerdeka.com/dok)
Jalur reaktivasi KA Cibatu-Garut (suaramerdeka.com/dok)



BANDUNG, suaramerdeka.com - Izin pengoperasian yang tak kunjung turun dari Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, kondisi jalur reaktivasi KA Cibatu-Garut mulai tak ideal sehingga berpotensi menganggu kualitas trek sepanjang 19,5 Km itu.

Trek tak lagi steril tapi sudah cenderung kotor. "Izin untuk operasi di lintas tersebut sejauh ini belum turun," kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo singkat saat dihubungi Jumat (26/11).

Sebelumnya, beredar gambar kondisi sejumlah titik di lintas yang baru diaktifkan itu yang mulai ditumbuhi ilalang. Permukaan rel di salah satu perlintas sebidang bahkan sekilas seperti tak terlihat.

Baca Juga: Resmi Jadi Kakak, Rafathar dapat Ucapan Selamat dari Papa Raffi

Dalam perkembangannya, PT KAI Daop 2 Bandung seperti dalam rilisnya ternyata menyebut bahwa di sejumlah titik sepanjang trek jalur tersebut sudah menjadi lokasi pembuangan sampah.

Mereka pun menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut untuk melakukan pembersihan pada pekan ini. Sosialisasi juga dilakukan guna mencegah kondisi serupa terulang di kemudian hari.

Kegiatan itu sekaligus pula dimanfaatkan untuk membersihkan drainase mengingat sudah datangnya musim penghujan dan dahan-dahan pohon yang menjulur ke trek yang berpotensi memberikan gangguan perjalanan seperti banjir dan jarak pandang masinis.

Baca Juga: Tampilkan Adegan Kekerasan, 'One Ordinary Day' Dibintangi Kim Soo Hyun Dilabeli Rated 19+

"Ini sekaligus antisipasi saja, seperti menghindari drainase dari jejalan sampah. Selain itu, sampah di lintasan kereta api ini kan dapat menyebabkan korosif pada prasarana kereta api, bisa jadi gangguan perjalanan KA," kata Kuswardoyo.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X